Wednesday, 16 May 2012

Sehat Lebih Baik dari Kaya




Ada artikel menarik dari Muslim.or.id:

Sebagian orang mungkin merasakan penuh kesusahan tatkala ia kekurangan harta atau punya banyak hutang sehingga membawa pikiran dan tidur tak nyenyak. Padahal ia masih diberi kesehatan, masih kuat beraktivitas. Juga ia masih semangat untuk beribadah dan melakukan ketaatan lainnya. Perlu diketahui bahwa nikmat sehat itu sebenarnya lebih baik dari nikmat kaya.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لاَ بَأْسَ بِالْغِنَى لِمَنِ اتَّقَى وَالصِّحَّةُ لِمَنِ اتَّقَى خَيْرٌ مِنَ الْغِنَى وَطِيبُ النَّفْسِ مِنَ النِّعَمِ
Tidak mengapa seseorang itu kaya asalkan bertakwa. Sehat bagi orang yang bertakwa itu lebih baik dari kaya. Dan hati yang bahagia adalah bagian dari nikmat.” (HR. Ibnu Majah no. 2141 dan Ahmad 4/69, shahih kata Syaikh Al Albani)
Orang Kaya Lagi Bertakwa
As Suyuthi rahimahullah menjelaskan bahwa orang kaya namun...

Tuesday, 15 May 2012

Olahraga yang Bikin Cerdas!!

 
Selain belajar dan makan makanan bergizi, olahraga juga ternyata membuat otak lebih cerdas, akhi. Ternyata beberapa exercise seperti aerobik dan lari dapat merangsang untuk tumbuhnya sel-sel otak baru. Itulah kesimpulan yang ditarik beberapa peneliti dari Taiwan dan Amerika. Tapi olahraga seperti apa yang membuat otak encer? Langsung aja kita simak beritanya.


-----
Peneliti dari National Cheng Kung University, Taiwan membandingkan olahraga lari di treadmill dan lari dalam labirin air pada tikus percobaan. Setelah dilihat di bawah mikroskop, otak tikus yang berlari dengan treadmil lebih banyak yang aktif ketimbang tikus berlari dalam labirin. Tapi tikus yang berlari dalam labirin memiliki satu bagian otak yang lebih aktif yaitu bagian kognitif.

"Hal itu menunjukkan bahwa beda jenis olahraga memicu perubahan neuroplastisitas yang berbeda pula," ujar Chauying J. Jen, profesor physiology yang memimpin studi tersebut, seperti dilansir New York Times, Kamis (17/9/2009).

Sepuluh tahun yang lalu, peneliti dari Salk Institute in California mempublikasikan bahwa olahraga akan menstimulasi dan menciptakan sel-sel baru di otak yang memungkinkan seseorang lebih cerdas. Tapi olahraga seperti apa yang bisa berefek seperti itu? apakah aerobik, angkat beban, lari, berenang atau apa?

Studi lainnya yang dimuat dalam American College of Sports Medicine menganalisis kemampuan memori 21 mahasiswa University of Illinois dengan membandingkan olahraga lari, aerobik dan angkat beban selama 30 menit. Responden diminta mengingat beberapa kata sebelum dan sesudah olahraga.

Dari tes tersebut diketahuilah bahwa olahraga lari paling banyak mengaktifkan sel-sel di otak dibanding kedua jenis olahraga lainnya. Mengapa? Peneliti mengatakan hal itu karena sel-sel tubuh yang diaktifkan dengan olahraga akan mentransfer zat-zat molekul atau growth factors yang membuat saraf-saraf baru dan jaringan di otak. (detik..com)

"Seseorang butuh aliran darah yang cepat untuk mentransfer zat pengaktif otak tersebut dan olahraga seperti lari, bersepeda atau berenang membuat aliran darah lebih cepat sehingga growth factor sampai ke otak dan membuat seseorang memiliki kemampuan kognitif yang lebih baik sedangkan olahraga angkat beban hanya akan mentransfer growth factors sampai ke otot saja," ujar Henriette van Praag, seorang investigator dari Laboratory of Neurosciences at the National Institute on Agin.

 ------ 
Walaupun penelitian sudah membuktikan bahwa memang beberapa jenis olahraga dapat mencerdaskan otak, jangan lupa bahwa itu semua hanyalah wasilah, sebuah perantara, karena yang membuat manusia cerdas dan memberinya ilmu pengetahuan adalah Allah 'Azza wa Jalla 

Tuesday, 8 May 2012

Warming Up


Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Urgensi olahraga pada zaman ini sangat tinggi. Polusi, penyakit-penyakit berbahaya, tuntutan efisiensi dan efektifitas kerja, dan tentu saja alasan kesehatan menjadi alasan kenapa olahraga penting.

Statistik polusi Indonesia tahun 2000-2003

Jika pada tahun 2003 saja tingkat polusi sudah separah ini, maka bayangkan saja bagaimana buruknya polusi udara sekarang...

Karena itulah kami membuat blog ini untuk Anda sekalian. Yaitu untuk sharing pengetahuan-pengetahuan, informasi-informasi  dan pengalaman kami tentang olahraga. Karena kami tahu, kami bukanlah yang terbaik atau yang paling tahu, tetapi kami berusaha membawakan sudut pandang kami ke hadapan anda, semoga bisa memperkaya pengetahuan dan pengalaman anda.

Q: Bukankah sudah banyak blog semacam ini? Apa yang membedakannya dengan sport-related blog lainnya?

Perlu kami akui hal tersebut. Tetapi kami, begitu pula sekitar 90% masyarakat Indonesia beragama Islam. Merupakan sebuah kewajiban bagi umat Islam untuk hidup berdasarkan pedoman utama agama Islam, yaitu Al Qur'an dan As Sunnah. Dan kami melihat bahwa sport blog yang sesuai dengan pedoman hidup umat Islam, yaitu Al Qur'an dan As Sunnah, masih belum mencukupi kebutuhan, kalo tidak bisa dikatakan sedikit. Karena itu, sebisa mungkin kami menjawab masalah tersebut dengan sebisa mungkin menyesuaikan konten blog kami dengan Al Qur'an dan As Sunnah dengan Manhaj Salaful Ummah, yaitu para shahabat tabi'in dan tabi'ut tabi'in, Insyaallah. Meskipun tema utama blog kami bukanlah tentang agama Islam.

Sebagai penutup, kami bawakan hadits Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam tentang keutamaan menjadi muslim yang kuat, kuat badannya, kuat akalnya, dan yang terpenting, kuat agamanya:

Dari Abu Hurairah, Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda,

الْمُؤْمِنُ الْقَوِىُّ خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنَ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيفِ وَفِى كُلٍّ خَيْرٌ احْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ وَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ وَلاَ تَعْجِزْ وَإِنْ أَصَابَكَ شَىْءٌ فَلاَ تَقُلْ لَوْ أَنِّى فَعَلْتُ كَانَ كَذَا وَكَذَا. وَلَكِنْ قُلْ قَدَرُ اللَّهِ وَمَا شَاءَ فَعَلَ فَإِنَّ لَوْ تَفْتَحُ عَمَلَ الشَّيْطَانِ

“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada mukmin yang lemah. Namun, keduanya tetap memiliki kebaikan. Bersemangatlah atas hal-hal yang bermanfaat bagimu. Minta tolonglah pada Allah, jangan engkau lemah. Jika engkau tertimpa suatu musibah, maka janganlah engkau katakan: ‘Seandainya aku lakukan demikian dan demikian.’ Akan tetapi hendaklah kau katakan: ‘Ini sudah jadi takdir Allah. Setiap apa yang telah Dia kehendaki pasti terjadi.’ Karena perkataan law (seandainya) dapat membuka pintu syaithon.” (HR. Muslim)


[Muslim: 47-Kitab Al Qodar, An Nawawi –rahimahullah- membawakan hadits ini dalam Bab "Iman dan Tunduk pada Takdir"]


Salam olahraga,
Wassalmu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh